Pages

Showing posts with label Investasi vs Inflasi. Show all posts
Showing posts with label Investasi vs Inflasi. Show all posts

Inflasi, Dampak Negatif dan Positif Bagi Perekonomian

Inflasi di Indonesia dapat berdampak positif dan dampak negatif terhadap perekonomian masyarakat, tergantung tinggi rendahnya tingkat inflasi. Jika inflasi itu ringan, justru dapat berdampak positif bagi kegiatan ekonomi masyarakat. Dampak positif inflasi yang rendah dapat meningkatkan pendapatan nasional dan membuat minat orang untuk menabung lebih tinggi.

Para penerima pendapatan tetap seperti pegawai negeri, karyawan perusahaan swasta, serta buruh semakin bergairah dalam bekerja dan melakukan investasi untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Inflasi yang stabil membuat perencaan keuangan masyarakat lebih baik, daya beli menjangkau, kebutuhan hidup terpenuhi, investasi lancar karena penanaman modal tidak bersifat spekulatif, kredit tidak macet. Jika dampak positif inflasi sering terjadi, dalam jangka panjang akan menyebabkan pendapatan riil masyarakat tetap stabil, standar hidup lebih baik; lebih sejahtera. Bagi dunia usaha perdagangan, laporan keuangan perusahaan bernilai positif. Sementara, neraca keuangan negara tetap stabil.

Sebaliknya, jika dampak dari inflasi itu  parah dimana pada saat itu terjadi inflasi tak terkendali (hiperinflasi), dapat menurunkan perekonomian masyarakat yang secara luas menjadi penyebab lesunya pertumbuhan ekonomi negara. Ditambah dengan kenaikan BBM, menjadikan harga-harga barang meningkat, daya beli masyarakat menurun, uang pensiun tidak cukup lagi, dunia usaha lesu karena bahan baku dan biaya produksi melonjak naik, banyak PHK, pengangguran dimana-mana, dan semua orang terutama orang miskin bertambah miskin.

Inflasi yang tidak stabil akan menciptakan ketidakpastian bagi pelaku ekonomi dalam mengambil keputusan. Pengalaman empiris menunjukkan bahwa inflasi yang tidak stabil akan menyulitkan keputusan masyarakat dalam melakukan konsumsi, investasi, dan produksi, yang pada akhirnya akan menurunkan pertumbuhan ekonomi. Tingkat inflasi domestik yang lebih tinggi dibanding dengan tingkat inflasi di negara tetangga, menjadikan tingkat bunga domestik riil menjadi tidak kompetitif sehingga dapat memberikan tekanan pada nilai rupiah. Betul, pantas gue tak bisa membeli rumah murah dan beli dollar ya.

Sumber bacaan:
Pengertian inflasi.
Penyebab inflasi.
Dampak nagatif inflasi.
Mengatasi inflasi.
Dampak positif inflasi.
Read More

Mengatasi Inflasi di Indonesia Melalui Kebijakan Pemerintah

Salah satu cara mengatasi inflasi dengan kebijakan pemerintah yaitu melalui kebijakan fiskal dan/ kebijakan moneter. Cara ini dilakukan pemerintah agar tidak menyebabkan dampak inflasi seperti meningkatnya harga-harga secara umum dan terus menerus (pengertian inflasi), menjadi tidak meluas. Karena inflasi dapat menurunkan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Sebaliknya, kebijakan yang diambil juga harus dapat mencegah penyebab inflasi maupun timbulnya deflasi.

Contoh kebijakan fiskal pemerintah, misalnya adalah menurunkan pungutan pajak secara dinamis, menaikkan insentif bagi dunia usaha yang melakukan perdagangan internasional, kebijakan ekspor-impor yang secara positif dapat menurunkan tingkat inflasi, kebijakan pembangunan infrastruktur yang tidak menekan dunia usaha, dll. Dampak positifnya, dapat meningkatkan gairah sektor-sektor industri yang pada akhirnya penyerapan tenaga kerja meningkat; bukan justru memperbanyak PHK dan pengangguran.

Sementara, kebijakan moneter dapat mendorong pertumbuhan perekonomian jika dapat mengatasi inflasi menjadi tidak lebih tinggi. Bank Indonesia umumnya mengandalkan jumlah uang yang beredar dan/ tingkat suku bunga dalam mengendalikan harga. Selain itu, Bank Indonesia juga berkewajiban mengendalikan tingkat nilai tukar mata uang domestik dan kurs rupiah terhadap mata uang asing, terutama dollar (USD).

Kestabilan inflasi merupakan prasyarat bagi pertumbuhan ekonomi negara, yang pada akhirnya memberikan manfaat positif bagi peningkatan kesejahteraan rakyatnya. Pentingnya pengendalian inflasi yang tinggi dan tidak stabil, dapat memberikan dampak negatif kepada kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Sekali lagi, untuk mengatasi inflasi, pemerintah dan Bank Indonesia melalui kebijakan moneter, contohnya menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sampai dengan suku bunga dasar kredit perbankan. Jadi, moment ini gue pergunakan untuk investasi deposito dan tidak mengambil kredit di bank, yup.

Sumber bacaan:
Pengertian inflasi.
Penyebab inflasi.
Dampak negatif inflasi.
Mengatasi inflasi.
Dampak positif inflasi.
Read More

Penyebab Terjadinya Inflasi di Indonesia

inflasi, dampak, pengaruh, kebijakan, penyebab, cara mengatasi
Seperti kita ketahui, pengertian inflasi adalah meningkatnya harga-harga secara umum dan terus menerus. Kemudian, apa penyebab inflasi? Faktor penyebab terjadinya inflasi adalah besarnya permintaan terhadap barang (berlebihnya likuiditas/uang sebagai alat tukar). Sementara, produksi serta distribusinya kurang.

Tingkat inflasi di Indonesia selama 10 tahun terakhir rata-rata 7,98%. Penyebab inflasi di Indonesia, contohnya turunnya nilai mata uang rupiah terhadap dollar (USD), naikknya harga BBM, aksi spekulasi di sektor industri keuangan dan investasi, serta dampak dan pengaruh kebijakan moneter negara besar seperti Amerika Serikat. Selama ini, tinggi rendahnya inflasi memang bergantung pada kemampuan bank sentral dalam mengatasi tingkat inflasi yang terjadi di Indonesia.

Teori inflasi menyebutkan, besarnya permintaan dapat dipengaruhi oleh kebijakan moneter pemerintah. Sedangkan ketidaklancaran distribusi dan macetnya produksi dapat dipengaruhi oleh kebijakan fiskal pemerintah, contohnya naiknya pungutan pajak (insentif/disinsentif) serta perubahan kebijakan pembangunan infrastruktur. Dampaknya, akan menjadi tekanan terhadap dunia usaha.

Tekanan ini bisa menyebabkan harga faktor produksi meningkat. Meningkatnya biaya produksi juga dapat disebabkan oleh naiknya harga bahan baku serta kenaikan upah buruh dan/ gaji PNS. Hal ini menyebabkan, dunia usaha akan menaikkan harga barang-barangnya. Melalui survey dan sensus, iInformasi dan data naiknya harga barang menjadi wewenang dan tugas Badan Pusat Statistik (BPS) untuk publikasi.    

Pengertian lainnya, komponen inflasi yang cenderung menetap atau persisten disebut inflasi inti, yaitu interaksi permintaan-penawaran, nilai tukar, harga komoditi internasional, inflasi mitra dagang, dan ekspektasi inflasi dari pedagang dan konsumen. Sedangkan inflasi non inti, yaitu komponen inflasi yang cenderung tinggi volatilitasnya, hal ini dipengaruhi oleh selain faktor fundamental, contohnya: panen dan/gagal panen, gangguan alam, naik turunnya harga komoditas pangan, serta harga yang diatur Pemerintah seperti harga BBM bersubsidi, tarif listrik, dan tarif angkutan. Negara memang berhak menaikkan harga-harga ini untuk menjaga stabilitas ekonomi dalam negeri, tapi penting juga untuk membuat kebijakan dengan melihat tingkat kemampuan rakyatnya yup.

Sumber bacaan:
Pengertian inflasi.
Penyebab inflasi.
Dampak negatif inflasi.
Mengatasi inflasi.
Dampak positif inflasi.
Read More

Pengertian Inflasi Menurut Para Ahli Ekonomi

Pengertian inflasi ekonomi adalah meningkatnya harga-harga secara umum dan terus menerus, itulah arti sederhananya. Penyebabnya adalah berbagai faktor yang mempengaruhi mekanisme pasar, dan contohnya adalah konsumsi masyarakat meningkat sedangkan distribusi barang tidak lancar. Menurunnya nilai mata uang secara kontinu  serta naiknya harga BBM juga disebut penyebab inflasi.

Perlu diketahui, tingkat inflasi di Indonesia selama 10 tahun terakhir rata-rata 7,98%. Salah satu cara mengatasinya yaitu kebijakan moneter oleh pemerintah yang dalam hal ini menjadi tugas Bank Indonesia (BI). Kenaikan harga dari satu atau dua barang saja tidak dapat disebut inflasi kecuali bila kenaikan itu meluas (atau mengakibatkan kenaikan harga) pada barang lainnya. Kebalikan dari inflasi disebut deflasi.

Indikator yang sering digunakan untuk mengukur tingkat inflasi di Indonesia adalah Indeks Harga Konsumen (IHK), yang dikelompokkan menjadi bahan makanan, makanan jadi, minuman dan tembakau, perumahan, sandang, kesehatan, pendidikan, transportasi dan komunikasi. Penyebab inflasi karena harga kelompok tadi tidak stabil. Surveyor-nya adalah BPS atau Badan Pusat Statistik.

Macam atau jenis inflasi dikategorikan menjadi, inflasi ringan terjadi apabila kenaikan harga berada di bawah angka 10% setahun, inflasi sedang antara 10%—30% setahun, inflasi berat antara 30%—100% setahun, dan hiperinflasi atau inflasi tak terkendali terjadi apabila kenaikan harga berada di atas 100% setahun. Secara nyata, pengaruh inflasi ekonomi menyebabkan gue tidak dapat membeli rumah dikemudian hari, karena tabungan gue tergerus inflasi rupanya.

Sumber bacaan:
Pengertian inflasi.
Penyebab inflasi.
Dampak negatif inflasi.
Mengatasi inflasi.
Dampak positif inflasi.
Read More

Inflasi, Dampak, Pengaruh, Kebijakan, dan Cara Mengatasi

komik inflasi indonesia

Artikel tentang inflasi ini membahas pengertian, dampak, pengaruh, kebijakan, cara mengatasi, dan tingkat inflasi di Indonesia. Faktanya, efek inflasi sangat mempengaruhi kondisi perekonomian keluarga kecil seperti gue. Contohnya terhadap kemampuan membelanjakan uang, usaha kecil, serta bunga kredit yang sudah diajukan ke bank. Dampak negatif inflasi bagi masyarakat sangat besar, contohnya inflasi mempengaruhi minat orang untuk menabung dan investasi, serta turunnya daya beli masyarakat. Dampak inflasi terhadap dunia usaha sebagai penyebab lesunya usaha jasa dan perdagangan; bisa jadi banyak PHK dan menyebabkan pengangguran. Yup, lebih besar lagi, inflasi mempengaruhi stabilitas moneter dan pertumbuhan ekonomi suatu negara.

Pendapatan gue kemarin cukup, tapi sekarang tidak? Yup, pendapatan gue tetap tapi harga-harga barang membumbung tinggi karena inflasi. Dampak inflasi juga menyebabkan gue tidak dapat membeli rumah. Harga rumah minimalis saat ini 200 juta, 5 tahun kemudian mungkin sudah 1,2 milyar. Tabungan gue juga tidak mampu mengatasi inflasi, tingkat inflasi di Indonesia selama 10 tahun terakhir rata-rata 7,98% sedangkan bunga tabungan gue hanya 1%-2% per tahun, dan harga sandang, papan, pangan pasti naik beberapa persen mengikuti tingkat inflasi. Gue lihat tingkat inflasi di Indonesia ini banyak dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah, contohnya BBM dan tarif dasar listrik naik. Alasannya karena negara sudah tidak mampu mensubsidi. Mungkin uang rakyat yang seharusnya untuk subsidi kebanyakan di korupsi yup!

Oleh karena itu, gue ingin mulai berinvestasi dengan tujuan membeli rumah. Namun, ada baiknya jika gue mempelajari teori inflasi sekaligus cara mengatasi inflasi; sehingga dapat menentukan kebijakan sendiri untuk memilih investasi yang tepat bagi keluarga. Artikel tentang inflasi ini merupakan analisis para pakar teori inflasi yang gue rangkup dalam makalah kecil buat kepentingan usaha keluarga gue. Semoga bermanfaat sehingga menjadi artikel yang paling banyak dicari di Google, yup

Sumber bacaan:
  1. Pengertian inflasi. 
  2. Penyebab inflasi. 
  3. Dampak negatif inflasi. 
  4. Mengatasi inflasi.
  5. Dampak positif inflasi.
Dengan terlebih dahulu mempelajari sumber bacaan diatas, gue sedikit banyak mengetahui tentang teori inflasi dan cara mengatasinya Harapannya, agar gue dapat menentukan investasi terbaik untuk keluarga.
Read More