Pages

Showing posts with label Trend Investasi. Show all posts
Showing posts with label Trend Investasi. Show all posts

Supermarket Reksadana Online Terbaik

supermarket reksadana online ipotfund
Pertama kali, cara membeli reksadana saya adalah dengan datang langsung ke alamat kantor MI (manajer investasi) dan ke tempat agen penjual di bank terdekat. Tapi sekarang, membeli reksadana yang ingin saya beli semakin mudah. Yup, karena ada supermarket reksadana online. Anda bisa memakai aplikasi RD online tersebut dengan cara registrasi terlebih dahulu secara gratis.

Supermarket reksadana online yang sudah banyak dikenal:
  1. danareksa online.
  2. iTram Trimegah Asset Management.
  3. IPOTFUND Indopremier Investment.
  4. poems Phillip Securities Indonesia.
Dengan mempunyai account reksadana online sebaiknya jangan langsung transaksi/membeli. Anda dapat mempelajari cara menggunakan terlebih dahulu. Karena tersedia reksadana tanpa/bebas biaya transaksi pembelian (subscription), penjualan (redemption), dan pengalihan serta ada yang tidak. Dengan demikian Anda dapat melakukan perbandingan aplikasi reksadana online yang paling cocok dan mudah digunakan; sampai dengan produk reksadana yang paling lengkap, murah, dan terbaik menurut Anda.
Read More

10 Reksadana Return Tertinggi 3 Tahun Terakhir

logo reksadana
Selama 3 tahun terakhir banyak terjadi krisis yang mempengaruhi kinerja saham di Bursa Efek Indonesia. Hal ini dapat berimbas pada kinerja reksadana. Data return reksadana tertinggi 3 tahun terakhir ini dihimpun dari berita online reksadana seperti kontan, kompas, infovesta, bloomberg, dll dimana produk RD mendapat imbal hasil terbaik-nya, diatas pertumbuhan return IHSG. Ulasan ini ingin kami jadikan pertimbangan memilih reksadana terbaik tahun 2015.

Jika capaian return IHSG  30,02 % dalam tempo 3 tahun, maka return reksadana ini sudah mencapai 45,68 % - 89,73 %. Berikut ini adalah produk reksadana saham yang mampu mengungguli pertumbuhan IHSG selama 3 tahun terakhir:
  1. Millenium Danatama Equity.
  2. Pratama Equity.
  3. Pratama Saham.
  4. RHB OSK Alpha Sector Rotation.
  5. Pratama Ekuitas.
  6. MNC Dana Ekuitas.
  7. Batavia Dana Saham Optimal.
  8. Cipta Syariah Equity.
  9. BNP Paribas Pesona Syariah.
  10. Lautandhana Equity Progesif.
Walaupun reksadana diatas bersifat investasi jangka panjang / long term 3, 5, atau 7 tahun, namun daftar tersebut kami referensikan bagi yang ingin investasi RDS jatuh tempo 3 tahun. Artikel investasi tentang return reksadana terbesar ini sebagai pembanding untuk memilih produk reksadana saham yang tepat terutama bagi keluarga dan saya pribadi. Seperti kita ketahui bahwa pergerakan NAB reksadana saham akan terus berubah (fluktuatif) sepanjang tahun, alangkah baiknya jika Anda juga dapat mencari info di pusat informasi reksadana online sehingga Anda dapat melakukan riset kecil tentang reksadana yang diinginkan untuk kepentingan keluarga agar diperoleh data yang up-to-date, yup!

Link: 10 Reksadana Return Tertinggi 5 Tahun Terakhir.
Read More

Cara Menghitung Keuntungan Ikut DPLK (Program Dana Pensiun)

Sebagian orang yang cerdas dalam perhitungan perencanaan keuangan keluarga boleh jadi mempertimbangkan manfaat DPLK sebagai investasi rencana pensiun. DPLK adalah dana pensiun yang dikelola oleh lembaga keuangan seperti bank dan perusahaan asuransi yang telah terdaftar di asosiasi. Artikel ini ditulis setelah kami mendapatkan gambaran dari pihak bank tentang simulasi atau cara menghitung keuntungan DPLK sekaligus perhitungan pajak. Yup, keluarga kami berencana untuk ikut program ini setelah mengetahui berapa besar keuntungan yang akan peroleh dari modal setelah dikurangi biaya-biaya administrasi bank penyelenggara dan pajaknya (Pph).

Walaupun masih muda ataupun belum menikah / berumah tangga, tidak ada kerugian jika ikut program pensiun individu mandiri (perorangan) seperti DPLK. Keuntungannya tidak hanya untuk memenuhi jaminan dana kesejahteraan hari tua namun dapat digunakan untuk membeli rumah dan mobil ke-2, naik haji, berlibur, dihibahkan untuk membangun sarana umum seperti tempat ibadah/mesjid, dana kampanye bagi yang ikut caleg setelah pensiun, biaya anak jika saatnya masuk kuliah, dll.

Berapa lama jangka waktu investasi di DPLK? Idealnya / sebaiknya 10, 15, atau 20 tahun; agar keuntungan atau return yang diperoleh lebih tinggi / besar. Lama juga yup? karena kita tidak mengetahui kejadian di masa depan. Rencana keuangan keluarga yang dibuat saat ini bisa jadi berubah di masa yang akan datang karena situasi, kondisi, tuntutan ekonomi, bahkan karena pengaruh / dampak negatif positif inflasi.

Siapa saja dapat ikut DPLK secara individu (mandiri), contohnya seperti mahasiswa yang sudah berumur diatas / sama dengan 18 tahun, seorang pegawai / PNS, dan staf / karyawan suatu perusahaan. Orang yang tidak punya penghasilan pun bisa daftar DPLK asalkan memiliki dana minimal setor setiap bulannya, hehehe. Yup, karena orang yang investasi di DPLK tidak harus kaya atau tidak membutuhkan modal besar, setorannya murah; relatif kecil tiap bulan.

dplk muamalat

Sebagai contoh adalah DPLK BRI. Pembukaan rekening gratis (Rp 0), setoran / iuran minimum Rp 100 ribu per bulan, biaya administrasi Rp 2000/bulan, biaya pengelolaan 0.7% per tahun, biaya penarikan 1% dari dana yang ditarik saat cair. Kami saran memilih DPLK BRI PSU, karena resiko rendah daripada DPLK BRI Saham dan keuntungannya cukup tinggi daripada menabung di tabungan (indikasi return sebesar 0.5% - 1.25% per bulan atau 6% - 15% per tahun). Oleh bank, kumulasi dari setoran / iuran DPLK BRI PSU akan ditempatkan pada deposito, SBI, surat utang negara (SUN), investasi reksadana pasar uang, giro, dan turunannya; porsi instrumen investasi sesuai aturan pemerintah. Selama ini, kinerja DPLK BRI PSU cukup baik, return rata-rata 8% per tahun.

Sebagai ilustrasi, ini adalah perbandingan keuntungan DPLK BRI PSU vs tabungan. Jika setoran DPLK Rp 100 ribu setiap bulan maka dalam jangka waktu 10 tahun akan mendapat Rp 19.500.000, 15 tahun Rp 37.700.000, dan 20 tahun Rp 65.500.000. Berbeda jika menabung Rp 100 ribu per bulan maka dalam 10 tahun akan memperoleh Rp 13 juta, 15 tahun Rp 20 juta, dan 20 tahun Rp 28 juta, inipun sudah ditambah bunga bank 2% per tahun. Adapun simulasi DPLK BRI PSU diatas adalah proyeksi keuntungan / return dengan asumsi hasil pengembangan adalah 10% per tahun, sudah memperhitungkan pajak atas manfaat pensiun dan pajak atas bunga tabungan, namun belum memperhitungkan biaya administrasi. Simulasi yang valid dapat menggunakan aplikasi yang terdapat di website pengelola DPLK, yup.

Lain halnya dengan DPLK Bank Jabar (BJB) dan/ Bank Jateng (BPD), setoran minimum dapat Rp 50 ribu setiap bulan. Untuk DPLK Muamalat, setahu kami biaya administrasinya lebih besar daripada yang lain. Sementara, jika membuka DPLK di BRI harus memiliki rekening tabungan di BRI (autodebet), maka pada DPLK Bank Mandiri tidak harus; setoran cash dapat dilakukan dari rekening bank lain. Penyelenggara / pengelola terdaftar DPLK lainnya, yaitu BNI, Syariah Muamalat, Manulife, AIA Financial, Bumiputera, Indolife, Tugu Mandiri, Bringin Life, Allianz.

Bagi yang telah cukup umur, kami sarankan untuk membuat NPWP karena sudah termasuk orang Wajib Pajak (WP). DPLK termasuk instrumen investasi yang kena pajak, dengan mempunyai NPWP maka pajak dari bruto investasi tidak akan kena pajak 2x lipat saat pencairan DPLK. Sesuai peraturan pemerintah yang kami ketahui, jika saat pencairan total hasil kotor (bruto) investasi DPLK dibawah Rp 50 juta maka tidak dikenakan pajak (Pph 0%), sedangkan diatas Rp 50 juta kena pajak 5%. Contoh, dana yang sudah terkumpul dari investasi DPLK Rp 60 juta, saat cair kena pajak Rp 3 juta, dan bagi yang tidak punya NPWP dikenakan pajak Rp 6 juta (2x lipat). Hasil investasi tersebut belum memperhitungkan biaya administrasi pengelola DPLK, yaitu pihak bank.

Investasi rencana pensiun seperti DPLK bukanlah harga mati, bukan pula mutlak harus ikut sebagai peserta. DPLK bukan merupakan produk bank sehingga tidak dijamin oleh bank serta tidak termasuk dalam cakupan obyek program penjaminan simpanan bank oleh LPS. Masih banyak instrumen investasi terbaik lainnya yang bisa kita pelajari jika perlu. Hal yang paling penting adalah niat bagaimana mempersiapkan rencana keuangan untuk keluarga kita tercinta di saat sekarang, di waktu yang akan datang, dan di masa depan.
Read More

Program Dana Pensiun (DPLK) Terbaik vs Jaminan Sosial Tenaga Kerja

dplk, bpjs
Rencananya, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan akan membuka program jaminan pensiun yang akan berjalan 1 Januari 2015. Apakah hal ini akan menggangu bisnis perusahaan dana pensiun lembaga keuangan (DPLK)? Dimana portofolio investasi industri dana pensiun cukup besar di obligasi, surat berharga negara, dan saham. Yup, instrumennya kurang lebih sama dengan investasi di reksadana.

Seperti tercantum di Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Program Jaminan Pensiun, pemerintah menetapkan iuran jaminan pensiun sebesar 8% dari gaji karyawan per bulan. Perinciannya, sebesar 3% akan dibayar oleh pekerja yang dipotong langsung dari penghasilan bulanan, dan 5% menjadi tanggungjawab perusahaan sebagai pemberi kerja.

Dengan beban yang semakin besar, perusahaan akan memilih hanya membuka program pensiun ke BPJS Ketenagakerjaan dan meninggalkan perusahaan DPLK. Ditambah lagi kabar bahwa pemerintah mewajibkan perusahaan mengalihkan program dana pensiunnya ke BPJS Ketenagakerjaan.

Berdasarkan catatan Asosiasi DPLK, sebagian besar DPLK menyasar korporasi. Hanya DPLK Bank Negara Indonesia (BNI) dan BRI yang bermain di pasar ritel dan korporasi. BNI dan BRI merupakan pemimpin pasar DPLK terbaik saat ini, baik dari jumlah peserta dan dana kelolaan. Pemain baru yang bermain ritel dan korporasi adalah DPLK Bank Mandiri yang berdiri tahun 2011. Pemain DPLK saat ini juga masih sedikit. Dari 109 bank di Indonesia, cuma 6 bank yang memiliki program DPLK.

Saat ini, peserta DPLK BNI tumbuh di atas 10% setiap tahun sehingga memiliki 630.000 peserta dengan total dana kelolaan sebesar Rp 8 triliun. Sedangkan DPLK BRI memiliki 80.000 peserta dari korporat dan 15.000 orang nasabah ritel. Jumlah dana kelolaannya sebesar Rp 2,9 triliun dan terus tumbuh.

Sebagian besar DPLK memilih fokus ke korporasi karena keterbatasan cabang dan tenaga pemasaran. Hal ini berbeda dengan BNI dan BRI yang memiliki cabang tersebar hingga ke pelosok serta ditunjang tenaga pemasaran yang banyak. Dari sisi bisnis, industri DPLK sejauh ini berkembang cukup pesat. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total aset DPLK dan dana pensiun pemberi kerja (DPPK) sebesar Rp 162,82 triliun atau naik dari tahun lalu sebesar Rp 158,37 triliun.

Sebagian besar aset industri dana pensiun dimiliki DPPK manfaat pasti, yaitu 72,60%. DPPK yang terbesar biasanya perusahaan BUMN yang memiliki pekerja cukup banyak, seperti DPPK Pertamina dan Telkom. Sedangkan aset DPLK hanya 17,20%. Menurut Asosiasi DPLK, daftar perusahaan DPLK berjumlah 24 perusahaan.

Potensi pasar dan keuntungan industri DPLK di Indonesia sebenarnya cukup besar. Jumlah pekerja yang memiliki jaminan pensiun saat ini mungkin baru 12 juta orang. Jumlah ini sangat kecil dibandingkan dengan jumlah tenaga kerja produktif di negera ini yang mencapai 121 juta orang. Selain itu, sampai saat ini tidak ada pengelola dana pensiun yang mencatatkan kerugian. Perusahaan DPLK hanya mengalami masa sulit di awal pendirian perusahaan. Kesulitan ini terasa lebih berat jika perusahaan DPLK maupun induknya tidak memiliki brand yang kuat.

DPLK diperbolehkan mengelola dananya di instrumen investasi seperti reksadana, saham, properti, tanah, deposito, surat utang negara, hingga kontrak opsi saham. Tapi porsinya dibatasi, seperti saham maksimal 10% dari total portofolio, reksadana penyertaan terbatas maksimal 10%, dan tanah 15%. Dengan gambaran bisnis seperti itu, pelaku industri DPLK khawatir melihat regulasi program jaminan pensiun yang dibuat oleh pemerintah. Namun harapannya. peserta yang sudah ikut program pensiun tidak wajib ikut BPJS.

Sedangkan DPLK BNI dan DPLK Jiwasraya terlihat masih optimistis. Antara DPLK dan BPJS mungkin akan memiliki segmen masing-masing. Karena manfaat terbesar Program Jaminan Pensiun BPJS adalah untuk pegawai/karyawan di sebuah perusahaan.

Sumber: Berita Kontan.
Read More

Pengertian, Daftar, Program Dana Pensiun (DPLK) Terbaik

dplk, dana pensiun
Bagi sebagian orang, perencanaan kesejahteraan di hari tua itu perlu maka tidak ada salahnya jika kita mengenal lebih jauh tentang Program Pensiun. Pada saat usia produktif dan bekerja, kita memperoleh penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bagi yang bekerja pada sebuah institusi pemberi kerja (perusahaan, lembaga pendidikan, dll.) umumnya kita menerima penghasilan secara rutin setiap bulan. Dan ketika mencapai usia pensiun, sebagian dari kita masih menerima penghasilan seraca rutin dari institusi pemberi kerja tersebut berupa uang pensiun. Program pensiun adalah suatu kegiatan yang mengupayakan tersedianya uang pensiun dan/ manfaat pensiun bagi pesertanya.

Individu maupun kelompok pekerja dapat mengikuti program pensiun. Dana pensiun adalah lembaga keuangan nonbank yang menyelenggarakan program pensiun. Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) adalah dana pensiun yang didirikan oleh institusi pemberi kerja bagi sebagian atau seluruh karyawannya. Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) adalah dana pensiun yang didirikan oleh bank atau perusahaan asuransi jiwa bagi masyarakat umum, baik karyawan maupun pekerja mandiri. Dana pensiun merupakan badan hukum dengan manajemen, kegiatan operasional dan kekayaan yang terpisah dari pendirinya.

Kita membutuhkan penghasilan untuk menghidupi diri kita dan kebutuhan tersebut tidak berhenti meskipun kita sudah tidak lagi produktif bekerja. Agar pemenuhan kebutuhan hidup kita tetap terjamin hingga masa purna bakti, kita perlu melakukan persiapan sedini mungkin. Ada banyak cara untuk mempersiapkan kesinambungan penghasilan di hari tua. Mengikuti program pensiun adalah salah satu cara terbaik untuk mempersiapkan kesejahteraan di hari tua. Program tersebut didesain untuk menyediakan manfaat pensiun bagi pesertanya. Dengan mengikuti program pensiun kita dididik untuk menabung sehingga saat kita sudah tidak produktif lagi, kita masih menerima penghasilan untuk menopang hidup kita.

Hak utama kita sebagai peserta dana pensiun tentu saja manfaat pensiun yang akan kita terima di saat kita mencapai usia pensiun. Besarnya manfaat pensiun tergantung pada jenis program yang kita ikuti. Untuk jenis Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP), besar manfaat pensiun ditentukan berdasarkan rumus tertentu yang telah ditetapkan di awal. Rumus tersebut biasanya dikaitkan dengan masa kerja dan besar penghasilan kita. Untuk jenis Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP), besar manfaat kita sangat tergantung pada besar iuran yang disetor dan hasil pengembangan dana. Hasil pengembangan dana di dana pensiun berpotensi lebih menguntungkan dibandingkan dengan beberapa produk keuangan lain karena dana pensiun memperoleh fasilitas pajak dari pemerintah. Selain manfaat pensiun, peserta dana pensiun berhak untuk memperoleh informasi mengenai penyelenggaraan dana pensiun yang diikutinya, saldo rekeningnya, dan informasi lain yang terkait dengan dana pensiun.

Bagi yang menjadi peserta DPPK, sangat mungkin peserta harus mengiur ke dana pensiun. Iuran ini biasanya langsung dipotong dari penghasilan dan disetorkan ke dana pensiun. Bagi peserta DPLK, pembayaran iuran bersifat sangat fleksibel. Namun, biasanya peserta harus membayar biaya kepesertaan. Setiap peserta dana pensiun juga wajib untuk memenuhi persyaratan administratif seperti menyampaikan data pribadi dan perubahannya kepada dana pensiun. Ini penting karena sebagian informasi sangat dibutuhkan dalam pembayaran manfaat pensiun. Pengaturan hak dan kewajiban peserta untuk setiap dana pensiun berbeda-beda. Informasi mengenai hak dan kewajiban peserta dimuat dalam Peraturan Dana Pensiun (PDP). Setiap peserta berhak untuk memperoleh PDP.

Cara yang termudah adalah dengan mendaftar sebagai peserta DPLK secara individu. Penyelenggara DPLK adalah bank umum atau perusahaan asuransi jiwa. Hingga saat ini terdapat 24 DPLK yang beroperasi. Proses pendaftaran sebagai peserta DPLK kurang]lebih sama dengan proses ketika membuka rekening di bank. Cara yang lain adalah dengan mengupayakan agar institusi pemberi kerja kita memiliki program pensiun sendiri, baik dengan mendirikan dana pensiun maupun dengan bergabung ke DPPK yang telah ada. Namun cara ini relatif lebih rumit dari cara yang pertama. Langkah awal yang perlu dilakukan adalah mengkomunikasikan hal ini dengan institusi pemberi kerja kita.

Mengikuti program pensiun pada dasarnya tidak membutuhkan biaya yang besar. Namun, dalam memilih desain program pensiun yang tepat kita perlu memperhatikan kemampuan finansial kita. Bagi yang mengharapkan program manfaat pasti, kemampuan finansial institusi pemberi kerja perlu menjadi pertimbangan utama. Penyelenggaraan dana pensiun, baik DPPK maupun DPLK membutuhkan biaya. Setiap calon peserta perlu mempertimbangkan besar biaya yang dibebankan kepadanya, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dana pensiun yang membebankan biaya lebih tinggi tidak serta merta berarti lebih buruk daripada yang menawarkan biaya lebih rendah. Calon peserta perlu membandingkan biaya yang dibebankan kepadanya dengan manfaat dan jasa yang akan diperoleh dari dana pensiun. Ketika kita bermaksud untuk mempersiapkan kesinambungan penghasilan di hari tua, kita sebenarnya berkejaran dengan waktu. Semakin dini kita mempersiapkannya, akan semakin ringan ”biaya” yang harus kita keluarkan setiap tahun atau bulan. Semakin panjang masa mengiur kita, semakin besar pula akumulasi dana yang dapat kita kumpulkan untuk hari tua kita.

Sampai dengan saat ini, terdapat 23 perusahaan penyelenggara DPLK di Indonesia yang terdiri dari 5 perbankan dan 18 asuransi jiwa. Daftar DPLK atau produk-produk dana pensiun dari lembaga-lembaga keuangan tersebut antara lain:

(1) DPLK Jiwasraya. (2) DPLK Equity Life Indonesia. (3) DPLK Asuransi Jiwa Tugu Mandiri. (4) DPLK Allianz Indonesia. (5) DPLK PT. BNI (Persero) Tbk. (6) DPLK Indolife Pensiontama. (7) DPLK AIA Indonesia. (8) DPLK PT Bank Muamalat Indonesia. (9) DPLK Winterthur Life Indonesia. (10) DPLK Eka Life. (11) DPLK BPD Jawa Tengah. (12) DPLK Pasaraya. (13) DPLK Manulife Indonesia. (14) DPLK AIG Lippo. (15) DPLK AXA. (16) DPLK Askrida Jiwa. (17) DPLK Miralife. (18) DPLK BPD Jawa Barat. (19) DPLK Panin Life. (20) DPLK Bank Maspion. (21) DPLK Central Asia Raya. (22) DPLK Bank Rakyat Indonesia. (23) DPLK Bringin Jiwa Sejahtera. (24) DPLK Bumiputera.

Sumber: Bapepam-LK, Asosiasi DPLK.
Read More

Tips Sebelum Membeli Reksa Dana Saham

tips reksadana
Reksa dana adalah salah satu alternatif investasi yang menarik khususnya bagi para investor ritel, karena dengan jumlah dana yang terbatas mereka tetap dapat ikut berinvestasi untuk menghasilkan return yang optimal. Hal tersebut dimungkinkan karena dana yang terkumpul akan di investasikan oleh Manajer Investasi (MI) ke berbagai instrument investasi sehingga return yang dihasilkan akan lebih tinggi dengan risiko yang lebih tersebar. Namun demikian ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membuat keputusan berinvestasi di Reksadana, yaitu:
  1. Membaca Prospektus. Anda diwajibkan untuk memahami isi prospektus sebelum membeli reksa dana. Dengan membaca prospektus, anda akan mengetahui cara dan tujuan reksadana, antara lain tentang target return dan risiko yang terkandung pada produk reksa dana yang anda pilih termasuk besarnya fee yang harus ditanggung oleh investor.
  2. Sesuaikan Tujuan Investasi Anda Dengan Reksa Dana yang Dipilih. Pertimbangkan terlebih dahulu mengapa anda memilih suatu reksadana sebagai investasi. Pastikan reksa dana yang dipilih sesuai dengan tujuan dan profil risiko anda. Sangat tidak bijak jika memilih suatu reksadana hanya karena ikut-ikutan rekan anda; karena tujuan dan profil risiko teman anda belum tentu cocok dengan profil anda. Sebagai contoh, teman anda sangat menyukai RD Saham yang resiko tinggi namun dengan harapan dapat memperoleh return yang tinggi dan pada jangka waktu investasi yang panjang. Pilihan reksa dana teman anda tentunya tidak sesuai untuk anda, jika anda adalah orang yang tidak berani menghadapi risiko dan rencana investasi dana anda berjangka relatif lebih pendek. Untuk mengetahui profil risiko investor, anda diwajibkan mengisi Form Profil Risiko yang disediakan Agen Penjual Reksadana yang sangat berguna untuk mengukur profil anda dan kesesuaiannya terhadap jenis reksa dana yang akan anda pilih.
  3. Kinerja Reksa Dana. Susunan portofolio investasi dan historis kinerja suatu reksadana seperti tingkat return, risiko dan  stabilitasnya dapat menjadi salah satu pertimbangan untuk menentukan reksa dana yang sesuai dengan profil anda. Makin panjang data historis yang dipergunakan untuk mengevaluasi, akan menghasilkan pertimbangan yang makin baik sebelum membuat suatu keputusan investasi. Namun demikian, hal yang juga perlu diperhatikan adalah bahwa kinerja masa lalu suatu reksadana bukan cerminan atau kepastian kinerja masa datang, namun hanya menjadi salah satu alat untuk membuat pertimbangan sebelum anda memutuskan berinvestasi pada reksa dana.
  4. Risk dan Return. Jangan terlalu memaksakan return sebagai satu-satunya tujuan anda berinvestasi, namun anda harus juga memperhatikan risiko yang terkandung dalam suatu reksadana. Masing-masing reksa dana memiliki tingkat risiko dan ekspektasi return sendiri-sendiri. Secara umum tingkat return dan risiko reksa dana dapat dikelompokkan berdasarkan pada jenis instrument dalam portofolio investasi, dengan ukuran tingkat risiko dan return relatif dari rendah ke tinggi. Prinsip umum yang perlu dipahami oleh investor adalah makin tinggi tingkat return yang diharapkan maka akan makin tinggi pula tingkat risiko yang harus dihadapi.
  5. Manajer Investasi. Pastikan bahwa reksa dana yang anda pilih dikelola oleh Manajer Investasi yang profesional dan memiliki track record yang baik termasuk pemenuhannya terhadap peraturan regulator (Bapepam-LK). Karena disamping kinerja atas instrumen investasi yang mendasari suatu reksadana (underlying assets), kinerja reksa dana juga tak terlepas dari kemampuan MI dalam mengelola reksa dana untuk menghasilkan return yang optimal dan meniminalkan risiko.
Link: investment.bri.co.id.
Read More

Indogreen, The 6th International Exhibition, Forestry Investment, Business Forum, and Green Products

IndoGreen is the biggest exhibition in Indonesia. The expo have been established since 2009 and it has become an annual event the Ministry of Forestry. The exhibition presents the large of potency of forestry, machinery, timber, environmental-friendly product, and it showcases the uniqueness of forest in the various regions. This exhibition also offers the opportunity in promote forestry investment, facilitate transaction of investment and business, increase investment especially to develop industrial forest. The 6th IndoGreen Forestry Expo will be held on April, 11 to 14, 2014 in Assembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC).

indogreen forestry expo

IndoGreen Forestry Expo 2014 has socialize the program and real accomplishment of Government and private companies in establishing the continuously forest development, forest utilization and conservation, forest reclamation and quarry, and it supports the realization of Government’s Program "Low Carbon Economic Forestry  Development".
During the exhibition, many interesting activities to be followed. There are hot quizzes, photography contest, and painting; Family Forestry Day: Indonesia Green Fun Bike, forestry tour, mass tree planting and workshop; National Dialog: “Low Carbon Economic Forestry  Development”; business gathering of forest entrepreneur; presentation on business potency of forest and mining; talk show on the role of business sector in the preservation of Indonesian forest.

indogreen forestry expo

Stakeholders who are involved in IndoGreen are all elements of society. The participants are Forestry of Ministry of Indonesia, District Forest Service, Provincial Forestry Office, State Forestry and Plantations, forestry and plantation investment companies, mining industries, timber industries, oil and gas companies, pulp and paper companies, wood and rattan entrepreneur, furniture and house appliances companies, private plantation companies, ecotourism and agrotourism management, forestry tool/machinery and equipment companies.
The materials that show off in IndoGreen are typical timber products, medicinal herbs, eco-friendly products, potency of Indonesian nature tourism, rare animals and endangered plants, pulp and paper processing technology, environment and energy management techniques, business investment services in the mining, forestry, plantation, oil and gas, communication, and more.

indogreen forestry expo

About The 5th Indogreen Forestry Expo 2013, the event had been visited by more than 10000 visitors and it was followed by 150 exhibitors. In 2014, the target is visited more than 20000 visitors who come from delegate of collaborative countries, government official of related ministry, domestic and foreign investors, professional and executive, entrepreneurs from multi-sector, academics official, environmental activists, and general public.
The expectations of exhibition is to create patterns of partnerships in order to support sustainable forest management and Indonesian forest function as lungs of the world. See you in the 7th international exhibition 2015.

indogreen forestry expo
PT Freeport Indonesia
indogreen forestry expo
PT Riau Andalas Pulp and Paper
Read More

Kupon Sukuk Ritel Syariah 006

Berminat investasi di Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)? Pemerintah kembali menawarkan seri obligasi syariah terbaru, SR-006. Deputi Direktur Sukuk Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) Kementrian Keuangan menyatakan bahwa penawaran ini tak lain adalah untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Imbalan tetap atau yield Sukuk Ritel SR-006 sebesar 8.75% per tahun. Perbandingannya tidak kalah dengan bunga deposito bank. Memang, penetapan kupon sukuk ritel yang tinggi tak lepas dari pengaruh inflasi dan tren suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) saat ini.

Sukuk Ritel 006 akan diterbitkan 5/3/2014 dengan jatuh tempo 5/3/2017 serta tercatat di PT Bursa Efek Indonesia 6/3/2014. Nominal per unit SR-006 sangat rendah, dapat dibeli dengan harga murah yaitu minimum sebesar Rp 1 juta sampai dengan Rp 5 miliar. Pembayaran kupon sukuk dengan akad ijarah asset to be leased itu dilakukan setiap bulan mulai 5/4/2014. SR-006 juga memiliki holding period selama 1 bulan. Sukuk Ritel 006 dapat dibeli mulai 14/2/2014 sampai dengan 28/2/2014 pada 28 agen penjual yang terdiri dari 19 bank dan 9 perusahaan efek, yaitu:

  1. Bank ANZ.
  2. BRI Syariah.
  3. BCA.
  4. CIMB Niaga.
  5. Citibank
  6. Bank Danamon.
  7. Bank DBS.
  8. BII (Bank Internasional Indonesia).
  9. Bank Mandiri.
  10. Bank Muamalat.
  11. BNI.
  12. Bank OCBC NISP.
  13. Bank Panin.
  14. Bank Permata.
  15. BRI.
  16. Bank Syariah Mandiri.
  17. BTN.
  18. Standard Chartered Bank.
  19. HSBC (The Hongkong and Shanghai Banking Corp).
  20. Bahana Securities.
  21. Danareksa Sekuritas.
  22. Mandiri Sekuritas.
  23. Maybank Kim Eng Securities.
  24. Mega Capital Indonesia.
  25. Reliance Securities.
  26. Sucorinvest Central Gani.
  27. Trimegah Securities.
  28. Valbury Asia Securities.
Read More

Reksadana Campuran Terbaik Return Tertinggi

Jika harus memilih RDC, kami pilih reksadana dengan return tertinggi; minimal 18 % per 1 tahun dan/ per 3 tahun. Pertimbangan kami, mendapatkan keuntungan reksa dana dengan return diatas 18 % (belum dipotong biaya-biaya reksadana) adalah sangat ideal dibandingkan besar bunga deposito bank maupun BPR.

Memang, return reksadana akan terus berubah, namun ada yang mampu bertahan dari faktor serta sentimen yang mempengaruhi; sehingga return-nya lebih baik dan tidak minus saat krisis. So, apakah ini termasuk reksadana yang tahan krisis? Kami bukan pakar, kami hanya melakukan sedikit analisis dalam memilih reksadana terbaik yang mungkin cocok untuk kepentingan investasi keluarga kami.

Seperti diketahui bahwa hampir diseparuh tahun 2013, banyak faktor dan sentimen yang mempengaruhi kinerja reksadana dalam membentuk return atau keuntungan. Contohnya, kenaikan BBM yang menyebabkan inflasi sehingga suku bunga acuan (BI rate) naik, serta turunnya nilai tukar rupiah terhadap USD yang mungkin disebabkan kebijakan The Fed untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian AS. Kejadian ini dapat dijadikan pertimbangan jika berniat berinvestasi di reksadana, dimana di tahun berikutnya, katakanlah 2014 mungkin mengalami kejadian krisis yang serupa.

Menurut berita Kompas, sampai dengan bulan Desember, kinerja reksadana campuran cukup bagus. Return reksadana campuran (RDC) lebih tinggi jika dibandingkan dengan reksadana saham (RDS), reksadana pendapatan tetap (RDPT), dan return IHSG.

Berikut ini adalah reksadana campuran dengan return di atas 18 % dalam 1 tahun:
  1. Pratama Berimbang.
  2. Kresna Flexima.
Reksadana campuran dengan return di atas 18 % dalam 3 tahun:
  1. Cipta Syariah Balance.
  2. Danamas Fleksi.
  3. GMT Dana Fleksi.
  4. Infovesta Corporate Bond Index.
  5. Kresna Flexima.
  6. MNC Dana Kombinasi, (40.95%).
  7. Panin Dana Bersama.
  8. Panin Dana Unggulan.
  9. Sam Syariah Berimbang, (41.95%).
  10. Schroder Syariah Balanced Fund.
  11. Simas Satu.
  12. Sucorinvest Flexi Fund, (40,99%).
  13. Syailendra Balance Opportunity Fund.
  14. Trim Kombinasi 2.
  15. Trim Syariah Berimbang.
Menurut para pakar perencanaan keuangan, untuk mendapatkan keuntungan optimal dari reksadana campuran, bagusnya tempo investasi adalah 3-5 tahun.
Read More

Inilah, Reksadana Saham Return Terendah

Artikel tentang reksa dana saham dengan return terendah dalam satu tahun terakhir ini menggunakan data berita online kompas, infovesta, dan bloomberg. Seperti diketahui bahwa return reksadana saham sampai dengan bulan Desember tahun 2013 banyak yang bernilai negatif.

Oleh karena itu, jika berniat untuk investasi di reksadana 2014 dan tahun-tahun berikutnya, perlu kiranya untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja reksa dana saham. Antara lain: kinerja IHSG, nilai tukar rupiah terhadap dolar USA, kebijakan BI rate, dampak inflasi, kenaikan BBM, strategi manajer investasi (MI), kesehatan neraca perdagangan, serta sejumlah sentimen di dalam maupun luar negeri.

Berikut ini, reksadana saham return terendah 1 tahun terakhir:
  1. Manulife Greater Indonesia Fund, (-17,40%).
  2. Mandiri Investa Atraktif Syariah, (-14,28%).
  3. Tram Equity Focus, (-13,66%).
  4. BNI-AM Dana Berkembang, (-12,98%).
  5. Trim Kapital Plus, (-11,98%).
  6. Jisawi Progesif, (-11,84%).
  7. Mandiri Investa Equity Movement, (-11,72%).
  8. Tram Consumption Plus, (-11,56%).
  9. Mandiri Saham Dinamis, (-11,53%).
  10. Mandiri Investa Atraktif, (-10,83%).
Return reksadana saham di atas akan selalu berubah karena adanya faktor serta sentimen yang terus mempengaruhi. Oleh karena itu, perlu dilakukan riset kecil di waktu yang akan datang untuk mengetahui kinerja reksadana dalam membentuk return terbaiknya.

Link: 10 reksadana saham return tertinggi.
Read More

10 Reksadana Saham Return Tertinggi

Artikel tentang reksa dana saham dengan return tertinggi dalam satu tahun terakhir ini menggunakan data dari berita online reksadana sampai dengan akhir tahun 2013. Perlu diketahui bahwa return reksadana saham sampai dengan bulan Desember relatif tidak stabil dan cenderung turun. Kinerja reksadana pada bulan tersebut masih dipengaruhi oleh menurunnya kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), turunnya nilai tukar rupiah terhadap dolar (USD), tingginya BI rate, masih tingginya inflasi setelah kenaikan bahan bakar minyak (BBM), defisit neraca perdagangan, serta sejumlah sentimen di dalam maupun luar negeri; seperti adanya penundaaan tapering oleh The Fed.

Namun ada beberapa reksadana saham yang bertahan dengan nilai return positif; sedangkan sebagian besar yang lain bernilai negatif. Bisa jadi, karena MI memakai strategi yang tepat saat menghadapi krisis. 10 reksadana saham return tertinggi 1 tahun terakhir, yaitu:
  1. Millenium Equity, (return 47,2%).
  2. Pratama Equity, (return 25,9%).
  3. Pratama Saham (return 18,0%).
  4. Dana Pratama Ekuitas, (return 15,8%).
  5. Sam Indonesian Equity Fund, (return 13,7%).
  6. Grow-2-Prosper, (return 12,0%).
  7. Archipelago Equity Growth, (return 11,1%).
  8. First State Indoequity High Conviction Fund, (return 9,2%).
  9. HPAM Ultima Ekuitas 1, (return 8,4%).
  10. Batavia Dana Saham Optimal, (return 6,9%).
Persentase return reksa dana saham di atas belum dikurangi biaya-biaya reksadana. Ke depan, artikel ini menjadi referensi keluarga kami dalam memilih reksadana terbaik, sekaligus reksadana yang tahan krisis.

Link: reksadana saham return terendah.
Read More

Cara Investasi di Reksadana Bank Mandiri Syariah

Pembelian reksadana di Mandiri Syariah, sama dengan di bank Mandiri konvensional. Mekanisne transaksi, atau cara membeli reksadana syariah, yaitu: 
  1. Investor mendatangi Kantor Cabang BSM terdaftar atau yang memiliki WAPERD untuk melaksanakan transaksi pembelian Reksa Dana Syariah dengan mengisi formulir aplikasi pembukaan rekening (jika belum memiliki rekening di BSM), formulir aplikasi pembukaan rekening Reksa Dana (jika baru pertama kali membuka rekening Reksa Dana Syariah), dan formulir aplikasi pembelian Reksa Dana serta Kuesioner Profil Risiko.
  2. Bank memproses permohonan dan mengirimkan laporan pembelian Reksa Dana Syariah kepada Manajer Investasi.
  3. Manajer Investasi meneruskan laporan pembelian total Reksa Dana Syariah ke Bank Kustodian.
Link: 
Read More

Cara Investasi di Reksadana Bank BNI

Cara investasi reksadana di bank, umumnya harus menjadi nasabah bank tersebut. Membeli reksadana tentunya harus di bank yang telah terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD), contohnya bank BNI. Secara rinci, cara membeli reksa dana di BNI adalah sebagai berikut :
  1. Mempunyai buku rekening tabungan BNI.
  2. Pembelian minimum Rp 10 juta untuk pertama kali, pembelian selanjutnya minimal Rp 1 juta.
  3. Membaca dan memahami prospektus reksadana yang dijual BNI.
  4. Mengisi dan menandatangani formulir yang diperlukan di kantor cabang BNI terpilih dengan melampirkan fotokopi NPWP dan KTP yang masih berlaku.
  5. Melakukan penyetoran atau transfer dana pembelian dan biaya pembelian sebelum pukul 11.30 WIB. Jika proses transaksi dan transfer pembelian melebihi jam tersebut, harga reksa dana akan mengikuti NAB hari berikutnya. 
Link: reksa dana yang dijual di bank BNI.

Read More

Inflasi, Benarkah Reksadana Syariah Tahan Krisis?

reksa dana saham amanah syariah
Jika Anda berniat berinvestasi reksa dana, memilih reksadana terbaik memang menjadi bagian perencanaan keuangan keluarga, apalagi membeli reksa dana saat krisis global yang tidak dapat kita prediksi sebagai seorang awam seperti saya. Kondisi global yang saat ini sedang mengalami perlambatan pertumbuhan membuat kinerja sejumlah kondisi penempatan investasi reksadana pada saham di beberapa negara mengalami penurunan, termasuk saham yang paling berpengaruh yaitu sektor perbankan.

Sebagai alternatif investasi, para pelaku usaha bisnis perlu kiranya mempertimbangkan untuk menempatkan investasinya di sektor perbankan syariah. Menurut Head of Asset Management Group Islamic Bank Division CIMB Investment Bank Berhad, Shahril Simon, selama 10 tahun terakhir (2000-2010), kapitalisasi pasar dari produk investasi syariah tumbuh 13,6%. Menariknya, selama krisis keuangan global, dana kelolaan reksa dana syariah mampu tumbuh sebesar 5% pada 2008-2009 sementara yang lain mengalami penurunan. Begitu juga pada waktu pertengahan tahun 2013 saat kurs Rupiah hari itu melemah terhadap dollar.

Berdasarkan pengalaman tersebut, penempatan investasi di reksadana syariah ke depan akan mampu lebih survive terlepas dari kondisi fundamental. Bahkan, diperkirakan dalam satu dekade ke depan, kapitalisasi pasar dari produk investasi syariah masih akan tumbuh sebesar 10,6%. Namun kekurangannya, total dana kelolaan dari reksa dana syariah berpotensi tumbu 20,7% untuk periode yang sama, karena memang bobotnya masih kecil.

Sementara itu, Cholis Baidowi, Fund Manager PT CIMB Principal Asset Management menambahkan, reksa dana syariah dapat unggul karena tidak memiliki saham perbankan. Sebagai contoh, kebijakan BI dalam memperketat kebijakan fiskal seperti pembatasan LDR menjadi 92% dan naiknya giro wajib minimum ke 4% akan memperlambat pertumbuhan pinjaman perbankan yang berujung pada perlambatan pendapatan. Jika dilihat lebih jauh lagi, sektor perbankan memiliki bobot yang besar di IHSG, yaitu sekitar 25%, hal inilah yang menyebabkan pertumbuhan yang lebih lambat pada IHSG dibanding dengan Jakarta Islamic Indext (JII).

Selain itu, saham dengan tingkat hutang yang tinggi diatas 45% tidak akan masuk ke dalam daftar saham syariah, dimana saham-saham tersebut mendapat tekanan dari tingkat suku bunga yang terus naik atas tingginya inflasi. Sebagai perbandingan, reksa dana saham CIMB Principal Islamic Equity Growth Syariah sejak awal tahun hanya terkoreksi 1,27% dibandingkan dengan IHSG yang terkoreksi 2,82%, dan indeks reksa dana saham lainnya turun 4,11% per 31 Agustus 2013.

Referensi: 10 manajer investasi reksadana terbaik, Liputan6.
Read More

Menghitung Keuntungan Investasi dari NAB Reksadana

Artikel membahas perhitungan reksadana, atau menghitung keuntungan reksa dana. Berikut ini adalah contoh perhitungan return investasi reksadana berdasarkan NAB. Untuk lebih memahami transaksi, cara menghitung return atau keuntungan reksadana dapat di simulasi / di ilustrasikan sebagai berikut:
Pada tanggal 4 November 2013, Anda membeli Danareksa Mawar sebesar Rp. 10.000.000. NAB/unit Danareksa Mawar pada hari itu adalah Rp. 2.546,87. Maka unit penyertaan yang Anda miliki adalah 10.000.000/2.546,87 = 3.926,3880 unit penyertaan.
Pada tanggal 4 November 2014, Anda menjual kembali seluruh reksa dana. NAB/unit Danareksa Mawar pada hari itu adalah Rp. 5.214,84. Maka total investasi yang Anda dapatkan adalah 3.926,3880 x 5.214,84 = Rp. 20.475.485. Jadi keuntungan Anda sebesar 20.475.485 - 10.000.000 = Rp 10.475.485. Return belum dikurangi biaya-biaya reksa dana jika ada.

Referensi: danareksaonline.
Read More

Ketahui Promo Hadiah Sebelum Ambil Kredit di Bank

promo hadiah tabungan bank

Anda berencana membuka tabungan sekaligus mengambil kredit di bank? Ada baiknya menyimak penjelasan Deputi Gubernur BI dan Presiden Direktur BCA di bawah ini.

Sampai dengan saat ini, bank gencar  melakukan promosi produk perbankan-nya melalui iklan di media cetak, televisi, dan media promosi lainnya. Cara promosi ini merupakan bagian dari strategi pemasaran yang dilakukan bank untuk mendapatkan lebih besar nasabah dan/ dana pihak ketiga. Contoh promosi yang menawarkan atau memberikan hadiah-hadiah pada produk tabungan, misalnya promo hadiah mobil bank BCA, BRI, dan BPD Jateng. Selain itu banyak promo kartu kredit, kredit mobil, motor, dan rumah, di bank Mandiri, BCA, BNI, BRI, dan BTN.

Terkait dengan suku bunga kredit, Bank Indonesia / BI menilai bahwa promosi hadiah yang diberikan kepada nasabah menjadi penyebab bunga kredit tidak kecil lagi. Deputi Gubernur BI, Halim Alamsyah, mengatakan pemberian hadiah akan berdampak pada kenaikan biaya dana atau cost of fund yang meliputi biaya promosi, pemasaran, dan biaya pegawai. Promo hadiah juga menyebabkan kompetisi mendapatkan nasabah dan dana pihak ketiga akan semakin tinggi. Akibatnya, suku bunga kredit semakin tidak kecil lagi.

Pemberian hadiah juga bisa menciptakan ketidakadilan bagi bank yang tidak memiliki kemampuan promosi Namun BI belum bisa menentukan apakah pemberian hadiah berdampak baik atau buruk. BI menganggap perlu adanya penataan penarikan dana pihak ketiga berdasarkan kondisi wilayah dan tingkat pendapatan per wilayah agar ada ruang gerak bagi bank yang tak mampu mengeluarkan biaya promosi. Oleh karena itu, BI terus mengkaji aturan pemberian hadiah kepada nasabah. Di sisi lain, BI juga menyadari bahwa bank memberikan promo hadiah untuk memenangkan persaingan pasar perbankan.

Salah satu contoh promosi yang menawarkan hadiah besar kepada nasabah adalah Bank Central Asia. BCA memberikan hadiah mobil dan sepeda motor kepada nasabahnya. Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, mengatakan pemberian hadiah bukan masalah, karena biaya hadiah tidak sampai 0.25%. Jika ada bank memberikan promosi atau hadiah-hadiah, bank lain akan mengikutinya, ini strategi pemasaran yang wajar. Selain untuk menjaring dana pihak ketiga, pemberian hadiah dapat meningkatkan komisi bank dari transaksi. Pemberian hadiah tidak akan lebih besar dibanding pemberian bunga simpanan di atas bunga Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Ekonom LPS, Dody Arifianto, berpendapat promo hadiah merupakan pemberian bunga simpanan dalam bentuk berbeda. Jadi, wajar bank memberikan hadiah sebagai bagian dari cara promosi produk yang dipasarkan melalui iklan atau media lainnya. Promosi ini untuk memupuk likuiditas, di samping itu, pemberian hadiah pasti sudah sesuai dengan skala kemampuan bank.

Akhirnya ada beberapa pertanyaan yang muncul:
  1. Apakah promo pemberian hadiah pada tabungan membuat bunga kredit bank tersebut semakin tinggi
  2. Perlukah buka tabungan di bank yang memberikan promo hadiah besar, padahal bunga tabungannya tetap kecil?
  3. Ataukah kita ambil kredit bank yang tidak memberikan promo hadiah ya?
Referensi: infovesta.
Read More

Terbaik, 10 Manajer Investasi Reksadana Terbesar di Indonesia

top ten reviews
Artikel ini membahas tentang manajer investasi yang bagus. Pada istilah reksadana, tentu kita sudah mengetahui tentang wakil dan MI (manajer investasi). Inilah reputasi 10 manager investasi reksadana terbaik dengan dana kelolaan terbesar di Indonesia berikut dengan produk-produk reksa dana terbaik-nya (Best Mutual Fund); dipilih berdasarkan persentase keuntungan atau return tertinggi selama 1, 3, 5, dan 7 tahun terakhir, sebelum dikurangi biaya-biaya reksa dana.
  1. PT Schroder Investment Management Indonesia. (Schroder Dana Prestasi).
  2. PT Fortis InvestmentsPT BNP Paribas Investment Partners. (BNP Paribas Pesona Syariah/Amanah).
  3. PT Mandiri Manajemen Investasi. (Mandiri Investa Dana Syariah).
  4. PT Bahana TCW Investment Management. (Bahana Dana Selaras).
  5. PT Manulife Aset Manajemen Indonesia. (Manulife Syariah Sektoral Amanah).
  6. PT Panin Asset Management. (Panin Dana Maksima).
  7. PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen. (Batavia Dana Saham Optimal).
  8. PT Danareksa Investment Management. (Danareksa Indeks Syariah).
  9. PT Sinarmas Sekuritas. (Simas Satu)
  10. PT First State Investments Indonesia. (First State Indoequity Peka Fund).
Referensi: kontan.co.id, infovesta.com, swa.co.id, investor.co.id, beritasatu.com, okezone.com, tips sebelum membeli reksadana.
Read More

Inflasi, Harga Rumah Naik, Apa Investasi Terbaik?

Artikel ini merupakan opini publik tentang inflasi dan investasi. Harga rumah naik karena inflasi? Lalu, bagaimana cara investasi terbaik, agar harta benda/kekayaan gue sekarang mampu mengimbangi harga rumah 5 tahun kedepan? Jadi, investasi dahulu baru membeli rumah? Itu pertanyaan yang selalu ada dipikiran gue. Harga rumah minimalis 200.000.000 untuk saat ini, 5 tahun ke depan sudah 1.2 milyar? Hal ini memang cerita fakta. Padahal penghasilan / gaji gue baru naik 50% dalam hitungan tahun, itupun dipotong biaya hidup sehari-hari yang semakin tinggi. Singkat cerita, nyata-nya gue belum mampu beli rumah murah, apalagi investasi membeli dollar ya. Apakah ini karena dampak inflasi?

Yup, biaya hidup semakin tinggi, harga rumah tak murah lagi, dan pendapatan tetap tidak berubah, bagaimana cara investasi terbaik? Jenis investasi banyak ragamnya, dan ini pengalaman belajar investasi gue:
  1. Menabung, buka tabungan di bank, bunga kecil 1%-2% per tahun. Apakah dapat meningkatkan kekayaan? Mampukah mengimbangi harga rumah 5 tahun kedepan?
  2. Deposito dengan bunga lumayan tinggi di BPR. Namun uang tidak dapat diambil sewaktu-waktu jika keluarga gue butuh?
  3. Reksadana dengan isi prospektus yang meminta biaya subscription, redemption, dan switching dengan fee 3%? Belum lagi keuntungan dipotong untuk biaya jasa MI, bank agen penjual, dll. Harus pandai memilih mana reksadana terbaik, sesuaikan dengan tujuan, kemampuan, dan kebutuhan.
  4. Bisnis online, reseller, atau affiliate? Modal kecil, sering kali tertipu, dan kurang prospek.
  5. Investasi tanah dan properti? Butuh modal besar, padahal uang belum terkumpul sekarang.
  6. Pinjam uang di bank untuk modal investasi dan/ membeli rumah. KPR fix 1-2 tahun, setelahnya?
  7. Bermain saham dan forex? Apa gue punya kemampuan analisis dan prediksi naik turunnya harga saham dan mata uang di esok hari? Apakah broker bisa dipercaya dengan modal minimal 30.000.000?  
Bukan pesimistis yang gue tulis di artikel ini, hanya sharing untuk menemukan investasi terbaik, mampu merencanakan keuangan keluarga untuk mengimbangi inflasi dikemudian hari, sehingga muncul ide-ide baru tentang investasi yang dapat melindungi kekayaan agar tidak tergerus inflasi di masa yang akan datang. Tapi ragu-ragu untuk berinvestasi, nanti dan nanti saja, juga tidak bagus, karena inflasi tidak mempedulikan hal itu. Cara gue, terapkan investasi kombinasi saja, yaitu:
  1. Menabung di bank syariah yang bebas biaya-biaya administrasi bulanan.
  2. Deposito di BPR yang dijamin oleh LPS.
  3. Membeli reksadana langsung ke manager investasi; tanpa melalui bank agen penjual, maksudnya untuk mengurangi biaya-biaya jasa, dll.
  4. Investasi dengan modal kecil pada tanaman pertanian dan kehutanan.
  5. Belajar forex dan bermain saham bluechip melalui broker terbaik dan terpercaya tentunya. 
Harapannya, dengan belajar investasi gue dapat mengatasi inflasi pada ekonomi-keuangan kelurga, terwujud keinginan membeli rumah, dan tentunya menambah pengalaman dalam berinvestasi.
Read More

Saham Danareksa Indeks & Kresna Indeks 45

Cara terbaik melindungi harta kekayaan melawan inflasi adalah dengan investasi. Sampai dengan saat ini, yang banyak diminati adalah investasi emas, saham online, reksadana, dan bisnis online. Jual beli emas Antam dan UBS paling menguntungkan. Angka indeks harga saham sektoral LQ45 paling banyak dipantau untuk dibeli. Sedangkan reksadana syariah, mandiri, manulife, dan panin masih menjadi alternatif terbaik.
Lain daripada itu, artikel kali ini membahas tentang pilihan investasi reksa dana indeks, yaitu:

(1) Reksa Dana Danareksa Indeks Syariah.
Bertujuan merefleksikan kinerja saham-saham yang tergabung dalam Jakarta Islamic Index yang terdapat di Bursa Efek Jakarta. Tanggal efektif: reksadana ini 17 Maret 2006.
Menurut kelas aset dibagi menjadi saham 99.25% dan pasar uang 0.75%. Biaya-biaya investasi, antara lain: manajemen maksimal 1.00%, pembelian maksimal 3.00%, dan penjualan kembali 0% jika hold lebih dari 3 tahun.
Dana investasi ditempatkan pada saham-saham pertanian 2.14%, pertambangan 7.42%, industri dasar dan kimia 12.09%, aneka industri 15.66%, properti 4.22%, infrastruktur dan transportasi 25.02%, perdagangan jasa dan investasi 8.45%, serta barang konsumsi 24.25%.
5 (Lima) efek terbesar dialokasikan pada saham dengan kode emiten ASII 15.66%, UNVR 13.72%, TLKM 13.18%, PGAS 7.81%, dan SMGR 4.75%.

(2) Reksadana Kresna Indeks 45. 
Tujuannya untuk mendapatkan hasil investasi setara dengan indeks LQ-45. Dana investasi minimum 80% ekuitas yang terdaftar dalam indeks LQ-45 dan pasar uang, pendapatan tetap, aset derivatif atau lainnya. Tanggal efektif: reksadana ini 29 September 2008.
Menurut kelas aset dibagi menjadi money market, fixed income, derivative or other assets 0 - 20%, dan indeks LQ45 equities 8 - 100%. Biaya-biaya investasi, antara lain: pembelian maksimal 1.5%, dan penjualan kembali maksimal 2%.
Top ten holding equities reksadana kresna indeks 45, yaitu: Astra International, Bank Central Asia, Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, Telekomunikasi Indonesia, Unilever Indonesia, Gudang Garam, United Tractors, Bank Negara Indonesia, dan Perusahaan Gas Negara.

Referensi: Bapepam-LK, danareksaonline, kresna asset management.
Read More

Inilah, Reksadana yang Dijual di Bank Mandiri Syariah

bank syariah mandiri
Membeli reksadana syariah dapat dilakukan di bank. Salah satunya, beli reksadana di Bank Syariah Mandiri yang telah terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD). Adapun produk Reksa Dana yang dijual di Bank Syariah Mandiri adalah sebagai berikut:
  1. Reksa Dana Mandiri Investa Syariah Berimbang (MISB). Produk Reksa Dana Syariah yang dikeluarkan oleh PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI), jenis Reksa Dana Campuran (balanced fund) yaitu wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor) untuk selanjutnya diinvestasikan oleh Manajer Investasi dalam portofolio Efek Saham Syariah, Efek Pasar Uang Syariah dan Obligasi Syariah. Minimal pembelian pertama Rp 1.000.000; selanjutnya Rp 500.000. Biaya pembelian (subscription fee) 1%. Biaya penjualan (redemption fee) 0% jika investasi lebih dari 1 tahun. Biaya pengalihan (switching fee) 1%. Manajer Investasi PT Mandiri Manajemen Investasi. Bank Kustodian Deutsche Bank AG, Jakarta Branch.
  2. Reksa Dana Mandiri Investa Atraktif Syariah (MITRA Syariah). Produk Reksa Dana Syariah yang dikeluarkan oleh PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI), jenis Reksa Dana Saham (equity fund) yaitu wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor) untuk selanjutnya diinvestasikan oleh Manajer Investasi minimal 80% dalam portofolio Efek Saham Syariah. Minimal pembelian pertama Rp 1.000.000; selanjutnya Rp 500.000. Biaya pembelian (subscription fee) 1%. Biaya penjualan (redemption fee) 0% jika investasi lebih dari 1 tahun. Biaya pengalihan (switching fee) 1%. Manajer Investasi PT Mandiri Manajemen Investasi. Bank Kustodian Deutsche Bank AG, Jakarta Branch.
  3. Reksa Dana Syariah BNP Paribas Pesona Syariah (BNPP PS). Produk Reksa Dana Syariah yang dikeluarkan oleh PT BNP Paribas Investment Partners, jenis Reksa Dana Saham (equity fund) yaitu wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor) untuk selanjutnya diinvestasikan oleh Manajer Investasi minimal 80% dalam portofolio Efek Saham Syariah. Minimal pembelian pertama Rp 2.000.000; selanjutnya Rp 500.000. Biaya pembelian (subscription fee) 1.5%. Biaya penjualan (redemption fee) 0% jika investasi lebih dari 1 tahun. Biaya pengalihan (switching fee) 1%. Manajer Investasi PT BNP Paribas Investment Partners. Bank Kustodian HSBC.
Link:
reksadana yang dijual di bank Mandiri.

Read More